Tampilkan postingan dengan label Pertanian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pertanian. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 Desember 2013

Kandungan Nutrisi dan Manfaat Buah Sawo


Buah sawo atau Achras Sapota L, buah yang memiliki aroma yang harum dan rasanya manis ini, memang sangat mudah di dapat di sekitar kita. Dalam bahasa Inggris, Sawo disebut sapodilla, chikoo, atau sapota. Buah Sawo memiliki kandungan mineral cukup baik. sawo merupakan sumber kalium yang baik, yaitu 193 mg/100 g. Pada buah sawo juga dapat kita temui kadar natrium yang rendah, 12 mg/100 g. Perbandingan kandungan kalium dan natrium yang mencapai 16:1 menjadikan sawo sangat baik untuk jantung dan pembuluh darah. Vitamin lain yang juga terkandung pada buah sawo adalah: riboflavin, niasin, B6, dan vitamin A. Meskipun dapat digunakan sebagai sumber vitamin dan mineral, Sawo sebaiknya tidak diberikan kepada bayi karena getahnya dikhawatirkan akan mengganggu saluran pencernaan. Di dalam buah sawo juga terkandung vitamin E, kita tentu tahu kulit kita sangat membutuhkan vitamin ini. sebab dengan vitamin E kulit kita akan tampak lebih bersih, menjaganya tetap lembab dan mencegah penuaan dini atau keriput pada kulit. Naaahh berikut kandungan pada buah sawo.


Kandungan Nutrisi Buah Sawo


Nama Bahan Makanan : Buah Sawo
Nama Lain / Alternatif : -
Banyaknya Buah Sawo yang diteliti (Food Weight) = 100 gr
Bagian Buah Sawo yang dapat dikonsumsi (Bdd / Food Edible) = 79 %
Jumlah Kandungan Energi Buah Sawo = 92 kkal
Jumlah Kandungan Protein Buah Sawo = 0,5 gr
Jumlah Kandungan Lemak Buah Sawo = 1,1 gr
Jumlah Kandungan Karbohidrat Buah Sawo = 22,4 gr
Jumlah Kandungan Kalsium Buah Sawo = 25 mg
Jumlah Kandungan Fosfor Buah Sawo = 12 mg
Jumlah Kandungan Zat Besi Buah Sawo = 1 mg
Jumlah Kandungan Vitamin A Buah Sawo = 60 IU
Jumlah Kandungan Vitamin B1 Buah Sawo = 0,01 mg
Jumlah Kandungan Vitamin C Buah Sawo = 21 mg
Khasiat / Manfaat Buah Sawo : - (Belum Tersedia)
Huruf Awal Nama Bahan Makanan : B
Sumber Informasi Gizi : Berbagai publikasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Manfaat Buah Sawo Bagi Kesehatan

Baik untuk Tulang
Di dalam buah sawo terkandung senyawa fosfor dan juga kalsium, sehingga baik bagi kesehatan tulang kita. karena tulang memang sangat membutuhkan fosfor dan kalium untuk menjaga kekuatannya. Jadi tulang kita bisa tetap sehat kini dan nanti saat hari tua.
Baik untuk Kesehatan Mata
Di dalam buah sawo terkandung vitamin A yang tinggi, sehingga jika anda mengkonsumsi buah ini anda akan mendapatkan manfaat yang baik bagi mata anda. Yaitu menyehatkan mata anda, jadi anda bisa mengkonsumsi buah yang lezat namun juga menyehatkan mata.
Kandungan Protein
Kita tahu bahwa protein baik bagi pertumbuhan apalagi bagi anak anak, nah anda bisa juga mendapatkan asupan protein dengan mengkonsumsi buah sawo.
Baik untuk Kulit
Di dalam buah sawo terkandung vitamin E, kita tentu tahu kulit kita sangat membutuhkan vitamin ini. sebab dengan vitamin E kulit kita akan tampak lebih bersih, menjaganya tetap lembab dan mencegah penuaan dini atau keriput pada kulit.

Khasiat Daun , Getah , dan Kulit Sawo

Daun sawo sangat baik untuk dijadikan pengobatan untuk radang pada mulut.
Kulit buah sawo itu mengandung tannin, yang berguna untuk menghentikan diare. Bisa juga mengatasi gangguan paru-paru.
Buah sawo yang manis juga bisa dimanfaatkan untuk mengobati diare atau mencret.
Lateks atau getah susu dalam tanaman ini bisa dijadikan bahan untuk menambal gigi.
Rebusan dari daun sawo duren bisa kita gunakan untuk menyembuhkan penyakit diabetes dan juga rematik.
READ MORE - Kandungan Nutrisi dan Manfaat Buah Sawo

Manfaat dan Khasiat Bunga dan Daun Pepaya


Jika kita mendengar kata daun pepaya atau bunga pepaya pasti yang terlintas di benak kita ialah rasa pahit. Yups memang olahan makanan dari bahan baku yang satu ini rasanya pahit, walaupun sebenarnya jika diolah dengan benar rasa pahit tersebut bisa hilang sehingga pahit yang ditimbulkan tidak begitu mencolok. Akan tetapi walaupun daun dan bunga pepaya memiliki rasa pahit bukan berarti penggemar sayuran yang satu ini sedikit loh.. bahkan mungkin banyak yang menggemari sayur yang satu ini, termasuk admin juga loh.. hehehe.. banyak yang bilang kalo makan sayur daun or bunga pepaya bisa ningkatin nafsu makan. Apa iya ? emmm jadi penasaran.. untuk itu mari kita kupas tuntas mengenai bunga dan daun pepaya mulai dari kandungan, manfaat serta khasiatnya bagi orang yang mengkonsumsi bunga dan daun pepaya.


Berdasarkan penelitian para ahli, daun pepaya diketahui mengandung 35 mg/100 mg. Tocophenol. Sementara itu, daun pepaya muda juga diketahui banyak mengandung zat bernama alkaloid juga enzim papain. Enzim ini identik dengan getah berwarna putih kental. Fungsi dari enzim ini sendiri adalah untuk memecah protein sebab ia bersifat proteolitik. Sementara itu, pada daun pepaya yang sudah tua, senyawa yang dominan justru Fenolik. Seorang ahli bernama Suhartono, secara umum menyimpulkan bahwa, daun pepaya mengandung 3 varian enzim yakni papain sebanyak 10%, Khimoprotein sebanyak 45% dan juga Lisozim sebanyak 20% per 100%. Enzim khimoprotein sendiri berfungsi sebagai katalisator dalam reaksi hidrolisis antara protein dengan poplipetida. Sementara itu enzim lisozim berperan sebagai anti-bakteri dan bekerja dengan cara memecah dinding sel pada bakteri. Rasa pahitpada daun pepaya disebabkan oleh kandungan senyawa alkaloid karpainnya (C14H25NO2). Zat ini sangat ampuh digunakan sebagai penurun deman, mereduksi tekanan darah dan membunuh mikroba seperti amuba.


Nama Bahan Makanan : Bunga Pepaya Jantan
Nama Lain / Alternatif : -
Banyaknya Bunga Pepaya Jantan yang diteliti (Food Weight) = 100 gr
Bagian Bunga Pepaya Jantan yang dapat dikonsumsi (Bdd / Food Edible) = 100 %
Jumlah Kandungan Energi Bunga Pepaya Jantan = 45 kkal
Jumlah Kandungan Protein Bunga Pepaya Jantan = 2,6 gr
Jumlah Kandungan Lemak Bunga Pepaya Jantan = 0,3 gr
Jumlah Kandungan Karbohidrat Bunga Pepaya Jantan = 8,1 gr
Jumlah Kandungan Kalsium Bunga Pepaya Jantan = 290 mg
Jumlah Kandungan Fosfor Bunga Pepaya Jantan = 113 mg
Jumlah Kandungan Zat Besi Bunga Pepaya Jantan = 4,2 mg
Jumlah Kandungan Vitamin A Bunga Pepaya Jantan = 0 IU
Jumlah Kandungan Vitamin B1 Bunga Pepaya Jantan = 0,01 mg
Jumlah Kandungan Vitamin C Bunga Pepaya Jantan = 23,3 mg
Khasiat / Manfaat Bunga Pepaya Jantan : - (Belum Tersedia)
Huruf Awal Nama Bahan Makanan : B
Sumber Informasi Gizi : Berbagai publikasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia serta sumber lainnya.




Obat Penambah Nafsu Makan
Untuk mengatasi masalah kurang nafsu makan, campur kan daun pepaya segar dengan garam dapur dan air hangat secukupnya. Tumbuk sampai halus kemudian saring airnya dan minum air saringan tersebut. Cara ini juga dapat digunakan pada anak yang susah makan.
Melancarkan ASI Ibu Menyusui
Bagi ibu yang sedang menyusui, kegunaan daun pepaya bisa melancarkan ASI secara alami. Siapkan 5 lembar daun pepaya muda kemudian letakkan di atas api sampai daun layu. Tempelkan selagi hangat di atas p4yud4r4 ibu kecuali bagian put!ng.
Memperkuat Tulang Dan Gigi
Memakan sayur daun pepaya dapat memperkuat tulang dan gigi anda. Kandungan alaminya dipercaya bisa membuat gigi lebih kuat dan lebih sehat.
Melancarkan Pencernaan
Cukup mengkonsumsi rebusan daun pepaya atau diolah menjadi tumis maka anda akan mendapatkan manfaat yaitu terhindar dari masalah gangguan pencernaan makanan.
Mengobati Nyeri Saat Haid
Bagi anda wanita yang sedang haid dan ingin menghilangkan nyeri haid, cobalah ramuan tradisional daun pepaya. Campurkan 1 lembar daun pepaya mentah, asam jawa dan garam kemudian rebus sampai matang. Minum air ramuan tersebut.
Menghilangkan Jerawat Di Wajah
Cara alami mengobati jerawat menggunakan daun pepaya adalah tumbuk 2 lembar daun pepaya tua yang sudah dijemur sebelumnya, campurkan sedikit air hangat lalu oleskan ramuan tersebut pada daerah wajah berjerawat. Diamkan 20 – 30 menit baru kemudian cuci muka anda dengan air bersih.
Mencegah Penyakit Kanker
Dari beberapa penelitian dijelaskan, batang dan daun pepaya mengandung banyak getah putih seperti susu (white milky latex), yang berpeluang dikembangkan sebagai antikanker, sebagaimana dikutip dari Journal Society of Biology. Getah ini otomatis didapatkan saat kita mengonsumsi daun pepaya, dimasak dengan cara apa pun.
Mengempukkan Daging
Manfaat lain daun pepaya adalah membuat daging lebih epuk. Caranya bungkus daging mentah dengan remasan daun pepaya lalu diamkan beberapa saat kemudian baru dimasak.
Mengatasi Tekanan Darah Tinggi
Khasiat daun pepaya berikutnya adalah mengontrol tekanan darah dalam tubuh. Rebus lima lembar daun pepaya dengan setengah liter air kemudian ambil air rebusan tersebut lalu tambahkan pemanis madu murni atau gula merah. Minum selagi hangat.
Mengobati Demam Berdarah
Untuk anda yang menderita penyakit demam berdarah, campurkan 5 lembar daun pepaya dengan temulawak, gula merah dan meniran secukupnya. Rebus dan minum air rebusan daun pepaya tersebut.





Bunga pepaya memiliki karakteristik rasa yang pahit sama seperti daunnya. Hal ini disebabkan oleh kandungan Alkaloid Carpein atau C14H25No2. Senyawa ini ditemukan oleh Dr. Carpein di tahun 1980. Berdasarkan penelitian lanjutan, diketemukan fakta bahwa zat alkaloid carpein ini bisa digunakan untuk mengobati penyakit jantung. Dengan demikian, salah satu khasiat bunga pepaya adalah membantu penyembuhan penyakit jantung.


Selain mengandung senyawa alkaloid carpein, bunga pepaya juga diketahui mengandung tanin, steroid, flavanoid, triterpenoid, serat alami dan juga karbohidrat. Berdasarkan uji klinis, ternyata senyawa yang terdapat dalam bunga pepaya ini sangat ampuh melumpuhkan pengaruh radikal bebas di dalam tubuh manusia dan juga membersihkan darah.




Walaupun menyimpan beragam manfaat, namun penggunaan daun pepaya untuk pengobatan harus senantiasa berhati-hati. Sebab, selain memiliki sifat anti-mikroba, daun pepaya juga memiliki sifat toksitas. Getah pada pepaya bersifat irritant, vesicant dan dermatogenic terhadap kulit sehingga bagi sebagian orang yang sensitif, hal ini tentu akan mengganggu bahkan bisa menyebabkan kerusakan jaringan dan melukai komponen kulit. Sementara itu, bagi sistem pencernaan, kandungan senyawa pepaya terutama pada getah bisa merangsang terhadinya gastritis berat dan memicu asma juga rhinitis. Jadi tetap berhati-hati.


Nah gimana ? ternyata tidak hanya buahnya saja yang bisa di manfaatkan. Akan tetapi daun dan bunga pepaya juga kaya akan manfaat. Oke sekian dulu postingan kali ini, semoga artikel yang admin rangkum dari berbagai sumber ini bisa bermanfaat bagi anda..

READ MORE - Manfaat dan Khasiat Bunga dan Daun Pepaya

Senin, 20 Mei 2013

Inilah Cara Menanam Padi Yang Baik Dan Benar




Anda ingin budidaya tanaman padi, pelajari dan mulailah dari sekarang. Banyak tahap-tahap yang perlu ada pelajari tentang budidaya tananam padi. kami sudah merangkum dari informasi berbagai sumber tentang masalah cara budidaya tanaman padi yang benar berikut.

Pengolahan tanah
- Penebasan rumput-rumput/belukar. Penebasan dilakukan dengan menggunakan parang. Rumput atau belukar yang sudah ditebas dikumpulkan di suatu tempat kemudian dibakar.
- Pengolahan tanah.
- Pelumpuran dan perataan tanah.
Keterangan: Pengolahan tanah dilakukan dua tahap. Setelah pengolahan tahap pertama, tanah digenangi, agar zat beracun terpisah dari tanah. Tinggi air genangan berkisar antara 5-10 cm. Untuk mengatur tinggi air genangan dapat dilakukan dengan memperbesar atau memperkecil bukaan pintu saluran air. Pengolahan tanah tahap kedua dilakukan dua minggu setelah pengolahan pertama.

Pencarian mutu benih yang akan dipakai:
- Siapkan kain ukuran 20 cm x 30 cm.
- Siapkan benih sebanyak 100 butir kemudian direndam dalam air selama ± 2 jam.
- Benih yang sudah direndam diletakkan di atas, kain yang sudah dibasahi (lembab). Tunggu 3-5 hari, kemudian hitung benih yang berkecambah. Kalau benih yang berkecambah lebih dari 90 butir, berarti benih tersebut bermutu tinggi.

Persemaian
Persemaian dapat dibuat dengan dua cara yaitu persemaian basah dan kering.
a. Persemaian basah
- Benih direndam selama 12-24 jam, kemudian di-angkat dan dibiarkan berkecambah selama 1-2 hari.
- Persemaian dibuat pada lahan yang berair (macak-macak) dan tidak terluapi air pada saat pasang.
- Luas lahan persemaian 300-500 m2 untuk setiap hektar pertanaman.
- Tanah untuk persemaian diolah dua kali (sempurna), bersih dari rumput, belukar, sisasisa tanaman, kayu, batu, atau lainnya.
- Kemudian tanah diratakan dan diberi pupuk.
- Takaran pupuk untuk setiap meter persegi persemaian: 10 gram urea + 10 gram TSP (atau) 14 gram SP 36) + 10 gram KCl.
b.Persemaian kering
Persemaian kering pada dasarnya sama dengan persemaian basah.
- tempat persemaian dibuat di guludan.
- Benih langsung disemai tanpa direndam. Setelah disemai ditaburi dengan tanah halus abu sekam.
- Untuk mencegah serangan hama orong-orong, benih dicampur dengan insektisida seperti furadan 3G sebanyak 1 gram untuk setiap 1 m2 persemaian.
- Untuk mencegah penyakit blas benih dicampur dengan fungisida seperti Benlate T 20 WP (Benomil) sebanyak 1 gram untuk setiap kilogram benih. Budi Days Padi di Lahan Pasang Surut

Penanaman
Untuk keberhasilan usahatani padi di lahan pasang surut berikut ini dianjurkan varietas-varietas yan ditanam menurut berbagai tipe lahan dan musim. Di lahan pasang surut yang bertipe luapan A dan B,padi sawah dapat diusahakan dua kali setahun.
Waktu tanam yang dilakukan:
- Musim tanam pertama, penanaman dilakukan pertengahan Oktober sampai awal November.
- Musim tanam kedua, penanaman dilakukan pertengahan Maret sampai awal April.

Penyiangan
Penyiangan dilakukan dua kali yaitu:
- Penyiangan pertama umur 3 minggu setelah
tanam
- Penyiangan kedua umur 6 minggu setelah tanam
Penyiangan dapat dilakukan dengan beberapa cara
yaitu:
- Dicabut dengan tangan, kemudian dipendan
dalam tanah.
- Menggunakan alat siang (gasrok).
- Menggunakan herbisida antara lain DMA-6, Gramoxone, dengan takaran 3–4 liter per hektar dengan volume semprot 400-500 liter per hektar. Apabila ada tanaman yang mati, diadakan penyulaman (umur 1-2 minggu) dengan menggunakan bibit yang masih tersedia dan menyapih tanaman yang sudah tumbuh.

Pemupukan tanaman (menggunakan kamastan)
Takaran pupuk untuk setiap lokasi berbeda, tergantung pada keadaan lahannya.
Cara pemberian pupuk :
- Pupuk kamastan sebanyak lima tutup botol (50cc) di campur dalam 15 liter air ( 1 tangki ).
- Kemudian semprotkan secara merata pada seluruh bagian tanaman terutama daunnya,
lakukan pada pagi atau sore hari dengan jarak waktu setiap 15 HST,30 HST,
45HST,65HST,75 HST. (HST= hari setelah tanam)
- Ketika padi berumur 50-55 hari,jangan disemprot dengan pupuk cair ataupun di semprot menggunakan pestisida walaupun ada hama, karena pada umur ini padi melakukan proses perkawinan.
- Keadaan air sawah pada saat memupuk harus macak-macak.
- Pengapuran penting artinya untuk menurunkan kemasaman tanah, terutama pada lahan sulfat masam.
- Takaran kapur: 1 ton per hektar.
- Waktu pengapuran: 2 minggu sebelum tanam.
- Keadaan air tanah pada saat pengapuran harus macak-macak.

Perlindungan Tanaman
Hama yang banyak menyerang pertanaman padi di lahan pasang surut adalah: tikus, Orong-orong, Kepinding tanah (lembing batu), walang sangit, wereng coklat. Sedangkah penyakit utama di lahan pasang surut adalah bias.
Pengendalian hama tikus dapat dilakukan dengan:
- Memelihara kebersihan lingkungan
- Penanaman serempak (satu hamparan sekunder).
- Pemasangan umpan beracun, dengan racun klerat RMB sebanyak 2 kg per hektar, dan diletakkan di beberapa tempat.
- Melaksanakan gropyokan atau pengemposan menggunakan belerang.
 
Panen tanaman padi
Panen dilakukan pada saat tanaman padi menunjukkan tanda-tanda sebagai berikut:
- Sebagian besar gabah (90%) sudah berwarna kuning.
- Bila digigit gabah patah.
Panen dapat dilakukan dengan menggunakan alat sebagai berikut:
- Sabit bergerigi
- Reaper
- Stripper. kehilangan hasil pada saat panen dapat dihindari dengan usaha-usaha sebagai berikut:
- Panen tepat waktu.
- Setelah disabit langsung dirontok (paling lambat 1 hari).
- Saat merontok menggunakan alas (tikar atau terpal)
 
 
Sumber :  http://owmakmur.blogspot.com/2013/02/inilah-cara-menanam-padi-yang-baik-dan.html
READ MORE - Inilah Cara Menanam Padi Yang Baik Dan Benar

Selasa, 26 Februari 2013

Kandungan Dan Manfaat Cabai / Cabe

Eitsss,,  pasti temen2 tahu cabai kan... ? klewatan jika tidak tahu cabai... hehehe. Itu loh buah yang rasanya pedas pasti tau kan.? Bagi orang indonesia cabai atau cabe adalah rempah/ buah  pelengkap  yang wajib ada pada kuliner khas indonesia dan bagi sebagian lidah orang indonesia jika tidak ada rasa pedas pada makanan terasa kurang mantap. Dan ada juga tidak bisa makan tanpa adanya sambal. Tapi tidak banyak orang tahu khasiat dari buah cabai. Selain sebagai penggugah nafsu makan, ternyata cabai juga memiliki khasiat tersembunyi. 

Beberapa kandungan yang terdapat di cabai antara lain :

vitamin C dan betakaroten (provitamin A), lebih daripada buah-buahan seperti mangga, nanas, pepaya dan semangka. Bahkan kadar mineralnya terutama kalsium dan fosfor, mengunguli ikan segar. Cabai hijau dan paprika memiliki kandungan vitamin C yang lebih tinggi.

Sedangkan , Zat yang membuat cabai terasa pedas adalah kapsaisin yang tersimpan dalam urat putih cabai, tempat melekatnya biji. Kapsaisin ini bersifat stomakik, yakni dapat meningkatkan nafsu makan. Belum lagi kemampuannya merangsang produksi hormon endorphin yang mampu membangkitkan sensasi kenikmatan.

Fungsi lain dari kapsaisin adalah mengencerkan lendir sehingga melonggarkan penyumbatan pada tenggorokan dan hidung, termasuk sinusitis. Kapsaisin juga bersifat antikoagulan dengan cara menjaga darah supaya tetap encer dan mencegah terbentuknya kerak lemak pada pembuluh darah. Itu berarti juga memperkecil kemungkinan menderita serangan stroke, jantung koroner dan impotensi.
Sedangkan dalam dunia industri farmasi, cabai merupakan salah satu bahan campuran untuk pembuatan balsem, inhaler, dan permen pengganti rokok. Bubuk cabai juga bisa dimanfaatkan sebagai pengganti fungsi lada yang bisa memancing selera makan. Sedangkan ekstraksi bubuk cabai digunakan dalam pembuatan minuman ginger beer. Selain kegunaan tersebut, bubuk cabai pun dapat dijadikan sebagai bahan obat penenang. Sementara kandungan bioflavonoids yang ada di dalamnya, selain dapat menyembuhkan radang akibat udara dingin, juga dapat menyembuhkan polio.

Adapun manfaat cabai antara lain :

  • Bermanfaat untuk kesehatan mata dan memperhalus kulit
  • Menjaga tubuh dari kemungkinan infeksi
  • Membantu mencarlkan peredaran terutama bagi penderita tekanan darah rendah
  • Mengandung zat antioksidan, menetralisir radikal bebas yang bertanggung jawab terhadap rusaknya jaringan dan sel tubuh
  • Mengandung zat anti inflamatori atau pembengkakan
  • Mengurangi kolestrol dan efektif menjaga stroke dan serangan jantung
  • Mempercepat metabolisme dan pembakaran kalori yang berlebihan sehingga bagus untuk mereka yang kelebihan bobot tubuh
  • Mengobati demam
  • Memiliki efek pelancar dan baik untuk mengatasi sembelit.
  • Mengurangi rasa sakit, merangsang produksi ‘neurotransmitter’ dalam otak
  • Bagus dikonsumsi penderita diabetes
  • Membantu melunturkan lemak secara pelan dalam usus
  • Membantu mengatasi obesitas
  • Kandunan betacarotene, capsaicin, vitamin A dan vitamin C, ampuh untuk menjaga kesehatan dan mengatasi impotensi.
Itulah beberapa informasi menganai cabai yang bisa saya share, semoga bermanfaat..



READ MORE - Kandungan Dan Manfaat Cabai / Cabe

Jumat, 25 Januari 2013

Labu Terbesar Di Dunia


Inilah labu terbesar di dunia,.. wow. Mantap !!  Christy Harp memamerkan labu raksasa hasil kebunnya di Jackson Township, Ohio, AS.  Warga Jackson Township itu memecahkan rekor dunia berkat labu kuning miliknya yang seberat 1.725 pound (sekitar 862,5 kg).
Dia pun menduduki peringkat pertama dalam lomba tahunan Ohio Valley Giant Pumpkin Growers  di Canfield. Berkat hasil kebunnya tersebut, Harp memenangkan hadiah uang tunai USD 2.500 (sekitar Rp 25 juta) dan menjadi juara dunia. Rekor lama pada 2007 tercatat atas nama Joe Jutras, warga North Scituate, Rhode Island, dengan labu seberat 1.689 pound (sekitar 844,5 kg). Untuk menyantap habis labu itu, pemiliknya jelas tak perlu masak berhari-hari. Wah wah.. coba jangan Cuma labu aja yang gedenya segitu.. tapi beras, jagung, singkong , dll juga besarnya kaya labu terbesar di dunia itu,, pasti indonesia bakal swasembada beras  tu... he he he. N rakyat Indonesia gak bakal kekurangan pangan deh .  kayaknya petani Indonesia harus banyak belajar dari  Christy Harp ne.. ajib..
Sumber resensi dari ruanghati.com
READ MORE - Labu Terbesar Di Dunia

Cara Budidaya Jamur Merang

Siapa yang tidak mengenal jamur ? pastinya sudah mengenal bukan ? ya karena mungkin sudah kita pelajari di sekolah – sekolah, atau sering kita jumpai di sekitar rumah kita. Atau bahkan kita pernah memakannya, yups .. ! karena rasanya yang sangat nikmat bahkan untuk jenis – jenis tertentu menjadi salah satu menu di restoran – restoran ternama. Ehmm.. jadi pengen makan jamur nih,, Ketenaran jamur tidak hanya di Indonesia tp orang di seluruh dunia pun sudah banyak mengakui kenikmatnya. Tp pernahkah anda membayangkan bagaimana jamur itu di budidayakan ? Bagi anda yang ingin tahu bagaimana cara membudidayakan jamur, saya akan memberitahu bagaimana teknik pembudidayaannya. Namun di postingan kali ini saya akan fokus kepada budidaya jamur Merang. Dan sebelum saya jelaskan tekniknya alangkah lebih baik kita ketahui terlebih dahulu mengenai jamur merang itu sendiri.

Jamur merang (Volvariella volvacea, sinonim: Volvaria volvacea, Agaricus volvaceus, Amanita virgata atau Vaginata virgata) atau kulat jumpung dalam bahasa Aceh adalah salah satu spesies jamur pangan yang banyak dibudidayakan di Asia Timur dan Asia Tenggara yang beriklim tropis atau subtropis. Sebutan jamur merang berasal dari bahasa Tionghoa.


Cara Budidaya Jamur Merang

Langkah awal yang perlu disiapkan

Jerami padi
Abu sekam padi
Air kapur sirih
Bedeng-bedeng atap dari daun kelapa
Sebidang tanah yang dekat perairan

Tahap pembibitan :
 
1. cari jamur payung di peranian bibit jamur merang
2. iris-iris jamur, payungnya saja lalu masukkan dalam panci siramlah air hangat supaya steril
3. aduk abu sekam, sekam mentah dan irisan jamur dicampur air bersih dengan banyak irisan 3/4 Kg. Tutup rapat pada tempat teduh selama 2-4 hari
4. setelah 2-4 hari dibuka tutupnya akan terlihat serabut benang putih seperti sarang laba-laba. Apabila tidak terlihat serabut putih berarti gagal.

cara :
1. Jerami padi, abu sekam, sekam padi dicampur air kapur yang banyak diaduk-aduk merata, dikomposkan dulu 3-4 hari hingga membusuk.
2. Buatlah bedengan jerami padi yang sudah dikompos diikat, ditumpuk melintang bersilangan 2 lapis diatas tanah ukuran 5 X 1 meter, beri alas batu bata/ batu kali tinggi 20 cm
3. Selang 2 lapis susunan merang jerami taburlah sekam segar, abu sekam di atas permukaan, siramlah 1 kaleng minyak tanah di atas permukaan.
4. Taburkan bibit jamur merang secara merata ditepi permukaan bedengan, ditutup dengan sekam tipis-tipis saja. Siramlah dengan air secukupnya pergunakan gembor air.

Tahap Perawatan dan Panen
 
1. Bedengan disiram air bersih 1 minggu pagi dan sore. setelah itu selang 2 hari sekali diatur suhunya supaya konstan (bila kurang air disiram lagi/ bila lebih maka katup jendela dibuka)
2. Setelah 20 hari, jamur-jamur sudah tumbuh dan siap dipanen. Panen dapat dilakukan terus menerus sampai 3 bulan hanya membutuhkan pembibitan baru lagi.

Semoga bermanfaat...
READ MORE - Cara Budidaya Jamur Merang

Sabtu, 19 Januari 2013

Teknik Dan Cara Okulasi Mata Tunas Pada Pohon Karet

Cara Menanam Pohon Karet Dengan Stek Mata Tunas -
Sampai saat ini usaha perkebunan masih sangat menjanjikan dan memiliki prospek yang masih bagus dipasaran apalagi jika target pasar ialah pasar internasional dengan mengekspor produk - produk yang sudah jadi maupun produk - produk yang masih mentah dari hasil perkebunan, mulai dari rempah – rempah, kayu, sawit, kopi, karet, dan lain-lain. Dan dimulai dari beberapa tahun yang lalu, hingga sampai sekarang ada perubahan yang cukup signifikan di bidang perkebunan Indonesia. Karena banyak para pemilik perkebunan mengalihkan kebun mereka menjadi perkebunan karet. Hal tersebut jika diamati sangatlah wajar, sebab bisnis perkebunan karet memang sangat menjanjikan. Apalagi harga jual getah karet yang cukup mahal dan pasar yang luas hingga menjadi komoditas ekspor, membuat peluang keberhasilan di perkebunan ini pun semakin besar. Ya... walaupun bisnis perkebunan getah karet membutuhkan usaha dan kesabaran yang lebih di bandingkan bisnis2 lain, yang disebabkan karena untuk memetik hasilnya kita membutuhkan waktu yang cukup lama yaitu beberapa tahun. Namun jika sudah waktunya, kita tinggal menikmati hasilnya secara terus menerus.  Sebab getah karet bisa di ambil setiap 1 atau 2 hari sekali. Dan setiap pohon bisa menghasilkan getah yang cukup banyak,,



Akan tetapi banyak juga yang mengalami kegagalan atau hasil getah karetnya kurang maksimal. Hal ini mungkin di sebabkan karena proses perawatan yang kurang maksimal maupun bibit pohon karet yang kurang bagus. Namun jangan kuatir karena telah banyak cara / metode untuk memperoleh bibit pohon karet yang unggul. Salah satunya dengan cara stek mata tunas. Kenapa harus stek mata tunas ? karena selain kita bisa mendapatkan pohon yang sesuai dengan pohon induk, proses panen (penderesan / pengambilan getah jauh lebih cepat). Dan metode ini sudah banyak di terapkan di banyak perkebunan karet berskala besar, maupun perkebunan karet milik negara.

Nah.. tapi tak banyak orang mengetahui cara tersebut, untuk itu disini saya akan membagikan informasi tentang cara melakukan stek/okulasi mata tunas. Berikut caranya,,,

Cara Okulasi Mata Tunas Pohon Karet

pada saat okulasi ada beberapa tahap awal yang harus di lakukan yaitu :
Enam Tahapan Pelaksanaan Okulasi

Kesiapan Batang Bawah
  • Lilit batang tanaman berkisar 5-7 cm diukur pada ketinggian 5 cm dari permukaan tanah
  • Tunas ujung dalam keadaan tidur atau daun tua
Pembuatan Jendela Okulasi
Tahapan kegiatan pembuatan jendela okulasi :
  • Batang bawah dibersihkan dari kotoran / tanah dengan menggunakan kain lap bersih
  • Batang bawah yang sudah bersih diiris vertikal
  • Irisan sejajar dibuat dua buah sebanyak 25 batang dengan ukuran 5-10 cm dari permukaan tanah
  • Panjang irisan 5-7 cm
  • Lebar irisan 1/3 lilit batang
  • Buatlah potongan melintang di atas irisan vertikal tadi dan dibukakan sedikit ujungnya untuk bukaan dari atas dan di bawah irisan vertikal untuk bukaan dari bawah
  • Penempelan mata dimulai dari batang pertama dan setelah selesai semua, dimulai lagi membuat irisan sebanyak 25 batang, demikian seterusnya.

Pembuatan Perisai Mata Okulasi
Tahapan kegiatan pembuatan perisai okulasi adalah sebagai berikut:
  • Mata yang terbaik untuk calon perisai okulasi adalah mata yang berada di atas bekas ketiak daun
  • Perisai mata okulasi dibuat dengan mengiris kayu entres yang bermata baik, dengan ukuran lebar 1 cm dan panjang 5-7 cm
  • Untuk bukaan jendela okulasi dari tas maka posisi mata pada kayu entres menghadap ke atas
  • Untuk bukaan dari bawah, posisi mata pada kayu entres menghadap ke bawah
  • Penyayatan perisai mata okulasi dilakukan dengan mengikutsertakan sedikit bagian kayu Lepaskan kulit dari kayu dengan hati-hati dengan cara menarik bagian kayunya perisai mata harus diusahakan tidak memar, dan bagian dalam klitnya tidak terpegang atau terkena kotoran
  • Perisai mata okulasi yang baik adalah perisai mata yang pada kulit bagian dalam ada titik putih yang menonjol
  • Apabila kulit bagian dalam berlubang berarti mata-nya tertinggal pada bagian kayu dan perisai ini tidak boleh ditempelkan pada batang bawah

Penempelan Perisai Mata Okulasi

Penempelan perisai mata okulasi dilakukan pada batang bawah segera setelah jendela okulasi dibuka.
Tahapan kegiatannya adalah sebagai berikut :
  • Setelah perisai mata okulasi disiapkan, secepatnya jendela okulasi dibuka dan perisai mata dimasukkan ke dalam jendela
  • Jendela okulasi ditutup dengan cara menekan bagian ujung jendela, bersamaan dengan itu bagian ujung perisai yang dipegang dipotong dan dibuang
  • Perisai mata okulasi diusahakan tidak bergerak agar tidak merusak mata
  • Jendela okulasi yang sudah ditutup langsung dibalut

Pembalutan (lihat photo)


  •  Ditujukan untuk menciptakan agar perisai mata okulasi benar-benar menempel ke batang bawah serta terlindung dari air dan kotoran
  • Bahan untukn pembalut adalah pita plastik okulasi
  • Untuk bukaan dari bawah maka pembalutan dimulai dari bawah, demikian juga sebaliknya
  • Balutan dilakukan dua kali dan dilebihkan sekitar 2 cm di bagian atas dan bawah jendela okulasi
Pembukaan dan Pemeriksaan Okulasi
  • Setelah okulasi berumur 2-3 minggu, maka balutan okulasi dapat dibuka untuk diperiksa keberhasilannya
  • Balutan dibuka dengan cara mengiris plastik okulasi dari bawah keatas, tepat disamping jendela okulasi
  • Selanjutnya jendela okulasi dibuka dengan cara memotong lidah jendela okulasi
  • Keberhasilan okulasi dapat diketahui dengan cara membuat cungkilan pada perisai mata okulasi di luar matanya. Apabila cungkilan berwarna hijau berarti okulasi dinyatakan berhasil
  • Okulasi yang berhasil ditandai dengan cara mengikatkan bekas potongan plastik okulasi pada bagian batang.


Pencabutan bibit hasil okulasi untuk dijadikan stum mata tidur dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan menggunakan cangkul dan alat dongkrak bibit (pulling jack)


Sumber Referensi http://bp3kairmanjunto.blogspot.com/2012/04/mengenal-okuasi-pada-tanaman-karet.html

READ MORE - Teknik Dan Cara Okulasi Mata Tunas Pada Pohon Karet

Sabtu, 12 Januari 2013

Teknik Dan Cara Okulasi Mata Tunas Pada Pohon Karet


Sampai saat ini usaha perkebunan masih sangat menjanjikan dan memiliki prospek yang masih bagus dipasaran apalagi jika target pasar ialah pasar internasional dengan mengekspor produk - produk yang sudah jadi maupun produk - produk yang masih mentah dari hasil perkebunan, mulai dari rempah – rempah, kayu, sawit, kopi, karet, dan lain-lain. Dan dimulai dari beberapa tahun yang lalu, hingga sampai sekarang ada perubahan yang cukup signifikan di bidang perkebunan Indonesia. Karena banyak para pemilik perkebunan mengalihkan kebun mereka menjadi perkebunan karet. Hal tersebut jika diamati sangatlah wajar, sebab bisnis perkebunan karet memang sangat menjanjikan. Apalagi harga jual getah karet yang cukup mahal dan pasar yang luas hingga menjadi komoditas ekspor, membuat peluang keberhasilan di perkebunan ini pun semakin besar. Ya... walaupun bisnis perkebunan getah karet membutuhkan usaha dan kesabaran yang lebih di bandingkan bisnis2 lain, yang disebabkan karena untuk memetik hasilnya kita membutuhkan waktu yang cukup lama yaitu beberapa tahun. Namun jika sudah waktunya, kita tinggal menikmati hasilnya secara terus menerus.  Sebab getah karet bisa di ambil setiap 1 atau 2 hari sekali. Dan setiap pohon bisa menghasilkan getah yang cukup banyak,,


Akan tetapi banyak juga yang mengalami kegagalan atau hasil getah karetnya kurang maksimal. Hal ini mungkin di sebabkan karena proses perawatan yang kurang maksimal maupun bibit pohon karet yang kurang bagus. Namun jangan kuatir karena telah banyak cara / metode untuk memperoleh bibit pohon karet yang unggul. Salah satunya dengan cara stek mata tunas. Kenapa harus stek mata tunas ? karena selain kita bisa mendapatkan pohon yang sesuai dengan pohon induk, proses panen (penderesan / pengambilan getah jauh lebih cepat). Dan metode ini sudah banyak di terapkan di banyak perkebunan karet berskala besar, maupun perkebunan karet milik negara.

Nah.. tapi tak banyak orang mengetahui cara tersebut, untuk itu disini saya akan membagikan informasi tentang cara melakukan stek/okulasi mata tunas. Berikut caranya,,,

Cara Okulasi Mata Tunas Pohon Karet

pada saat okulasi ada beberapa tahap awal yang harus di lakukan yaitu :
Enam Tahapan Pelaksanaan Okulasi

Kesiapan Batang Bawah
  • Lilit batang tanaman berkisar 5-7 cm diukur pada ketinggian 5 cm dari permukaan tanah
  • Tunas ujung dalam keadaan tidur atau daun tua
Pembuatan Jendela Okulasi
Tahapan kegiatan pembuatan jendela okulasi :
  • Batang bawah dibersihkan dari kotoran / tanah dengan menggunakan kain lap bersih
  • Batang bawah yang sudah bersih diiris vertikal
  • Irisan sejajar dibuat dua buah sebanyak 25 batang dengan ukuran 5-10 cm dari permukaan tanah
  • Panjang irisan 5-7 cm
  • Lebar irisan 1/3 lilit batang
  • Buatlah potongan melintang di atas irisan vertikal tadi dan dibukakan sedikit ujungnya untuk bukaan dari atas dan di bawah irisan vertikal untuk bukaan dari bawah
  • Penempelan mata dimulai dari batang pertama dan setelah selesai semua, dimulai lagi membuat irisan sebanyak 25 batang, demikian seterusnya.

Pembuatan Perisai Mata Okulasi
Tahapan kegiatan pembuatan perisai okulasi adalah sebagai berikut:
  • Mata yang terbaik untuk calon perisai okulasi adalah mata yang berada di atas bekas ketiak daun
  • Perisai mata okulasi dibuat dengan mengiris kayu entres yang bermata baik, dengan ukuran lebar 1 cm dan panjang 5-7 cm
  • Untuk bukaan jendela okulasi dari tas maka posisi mata pada kayu entres menghadap ke atas
  • Untuk bukaan dari bawah, posisi mata pada kayu entres menghadap ke bawah
  • Penyayatan perisai mata okulasi dilakukan dengan mengikutsertakan sedikit bagian kayu Lepaskan kulit dari kayu dengan hati-hati dengan cara menarik bagian kayunya perisai mata harus diusahakan tidak memar, dan bagian dalam klitnya tidak terpegang atau terkena kotoran
  • Perisai mata okulasi yang baik adalah perisai mata yang pada kulit bagian dalam ada titik putih yang menonjol
  • Apabila kulit bagian dalam berlubang berarti mata-nya tertinggal pada bagian kayu dan perisai ini tidak boleh ditempelkan pada batang bawah

Penempelan Perisai Mata Okulasi

Penempelan perisai mata okulasi dilakukan pada batang bawah segera setelah jendela okulasi dibuka.
Tahapan kegiatannya adalah sebagai berikut :
  • Setelah perisai mata okulasi disiapkan, secepatnya jendela okulasi dibuka dan perisai mata dimasukkan ke dalam jendela
  • Jendela okulasi ditutup dengan cara menekan bagian ujung jendela, bersamaan dengan itu bagian ujung perisai yang dipegang dipotong dan dibuang
  • Perisai mata okulasi diusahakan tidak bergerak agar tidak merusak mata
  • Jendela okulasi yang sudah ditutup langsung dibalut

Pembalutan (lihat photo)


  •  Ditujukan untuk menciptakan agar perisai mata okulasi benar-benar menempel ke batang bawah serta terlindung dari air dan kotoran
  • Bahan untukn pembalut adalah pita plastik okulasi
  • Untuk bukaan dari bawah maka pembalutan dimulai dari bawah, demikian juga sebaliknya
  • Balutan dilakukan dua kali dan dilebihkan sekitar 2 cm di bagian atas dan bawah jendela okulasi
Pembukaan dan Pemeriksaan Okulasi
  • Setelah okulasi berumur 2-3 minggu, maka balutan okulasi dapat dibuka untuk diperiksa keberhasilannya
  • Balutan dibuka dengan cara mengiris plastik okulasi dari bawah keatas, tepat disamping jendela okulasi
  • Selanjutnya jendela okulasi dibuka dengan cara memotong lidah jendela okulasi
  • Keberhasilan okulasi dapat diketahui dengan cara membuat cungkilan pada perisai mata okulasi di luar matanya. Apabila cungkilan berwarna hijau berarti okulasi dinyatakan berhasil
  • Okulasi yang berhasil ditandai dengan cara mengikatkan bekas potongan plastik okulasi pada bagian batang.

Pencabutan bibit hasil okulasi untuk dijadikan stum mata tidur dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan menggunakan cangkul dan alat dongkrak bibit (pulling jack)


Sumber Referensi http://bp3kairmanjunto.blogspot.com/2012/04/mengenal-okuasi-pada-tanaman-karet.html
READ MORE - Teknik Dan Cara Okulasi Mata Tunas Pada Pohon Karet

Minggu, 29 Juli 2012

Budidaya Kopi

I. PENDAHULUAN 

Tanaman Kopi merupakan tanaman yang sangat familiar di lahan pekarangan penduduk pedesaan di Indonesia. Jika potensi dahsyat ini bisa kita manfaatkan tidaklah sulit untuk menjadikan komoditi ini menjadi andalan di sektor perkebunan. Hanya butuh sedikit sentuhan teknis budidaya yang
tepat, niscaya harapan kita optimis menjadi kenyataan.

PT. Natural Nusantara berusaha mewujudkan harapan bersama tersebut dengan paket panduan teknis dan produk tanpa melupakan Aspek K-3 yaitu kuantitas, kualitas dan kelestarian yang kini menjadi salah satu syarat persaingan di era globalisasi.

II. PERSIAPAN LAHAN 
- Untuk tanah pegunungan/miring buat teras.
- Kurangi/tambah pohon pelindung yang cepat tumbuh kira-kira 1:4 hingga 1: 8 dari jumlah tanaman kopi.
- Siapkan pupuk kandang matang sebanyak 25-50 kg, sebarkan Natural GLIO, diamkan satu minggu dan buat lobang tanam 60 x 60, atau 75 x 75 cm dengan jarak tanam 2,5x2,5 hingga 2,75 x 2,75 m minimal 2 bulan sebelum tanam

III. PEMBIBITAN
- Siapkan biji yang berkualitas dari pohon yang telah diketahui produksinya biasanya dari penangkar benih terpercaya.
- Buat kotak atau bumbunan tanah untuk persemaian dengan tebal lapisan pasir sekitar 5 cm.
- Buat pelindung dengan pelepah atau paranet dengan pengurangan bertahap jika bibit telah tumbuh
- Siram bibitan dengan rutin dengan melihat kebasahan tanah
- Bibit akan berkecambah kurang lebih 1 bulan, pilih bibit yang sehat dan lakukan pemindahan ke polibag dengan hati2 agar akar tidak putus pada umur bibit 2 -3 bulan sejak awal pembibitan
- Tambahkan pupuk NPK sebagai pupuk dasar (lihat tabel) hingga umur 12 bulan
- Siramkan SUPERNASA dosis 1 sendok makan per 10 liter air, ambil 250 ml per pohon dari larutan tersebut
- Setelah bibit umur 4 bulan semprotkan 2 tutup POC NASA per tangki sebulan sekali hingga umur bibit 7-9 bulan dan siap tanam
READ MORE - Budidaya Kopi